Friday, March 31, 2017

Mungkin aku hanya bisa meminta kepada-Mu

Hari ini hari dimana aku meminta dan mempertanyakan
Tuhan disisa umurku ini, disisa hari-hari ku di Bumi -Mu ini izinkan lah aku untuk meminta-meminta dan meminta lagi.
Malu rasanya diri ini terlalu sering meminta kepada-Mu tapi kewajiban ku kepada-Mu sering dan dengan cueknya aku lalai kan.

Ya Allah Ya Tuhanku
aku tidak tahu apa ini yang disebut mendekatkan diri kepada-Mu atau aku hanya meminta belas kasih-Mu.
Berhari-hari aku mencoba untuk mendekatkan diri kepada-Mu, meminta jalan agar kau bukaan kebahagiaan atas rezeki-Mu, meminta agar dimudahkankannya rezeki dari-Mu untuk mereka (aku, ibu, Bapa, Saudara, dan Yulvi) .
Berhari-hari juga aku memohon agar Kau menghapus segala memori yang menyakitkan kan yang selalu terlintas dan tidak bisa aku hilangkan ini.
Memori atas semua ucap dan perbuatan yang sengaja ataupun tidak dilakukan oleh orang-orang terdekat aku.
Memori yang ingin aku lenyapkan agar diri dan hati ini merasa bukan menjadi orang yang tersakiti, memori yang dihapuskan agar hati ini dapat Ikhlas dengan apa yang sudah terjadi.

Ya Allah Ya Tuhanku
Di sisa umurku ini di sisa hari-hariku ini, aku hanya ingin merasakan kebahagiaan agar aku tahu jika Kasih-Mu itu benar adanya tanpa memilih-milih orang, bahwa Kasih-Mu itu Nyata tanpa aku merasa bahwa hidup ini hanya Adil bagi mereka tapi tidak buat aku.

Ya Allah Ya Tuhanku
Aku tahu  Kau  Maha melihat.
Aku tahu Kau melihat usahaku selama ini, 
Kau melihat bagaimana aku mencoba untuk tetap tegar, tetap mencoba ceria, tetap mempunyai rasa kasih, tetap mencoba ingin membantu.
Aku juga tahu Kau Maha mendengar.
Kau mendengar doa apa saja yang aku panjatkan, doa baik apa saja yang aku lantunkan untuk membantu sesama untuk tetap berada di jalan-Mu.

Ya Allah Ya Tuhanku
apakah aku tidak pantas untuk mendapatkan apa yang selama ini aku pinta?
Apakah aku sangat hina sehingga pintaku sulit untuk kau kabulkan?

Ya Allah Ya Tuhanku
Aku memanglah hanya wanita akhir jaman yang ada dijalan yang sesat yang hina
tapi apakah aku tidak boleh meminta Kau mengabulkan apa yang aku pinta?
Tuhan, aku hanya ingin menjadi salah satu orang yang Kau cintai juga yang Kau kasihi juga.
Aku hanya ingin Kau membukakan hati dia agar mau mendekatkan diri kepada-Mu juga, membukakan matanya agar dia dapat melihat Anugrah dari-MU.

Ya Allah Ya Tuhanku, 
bukankah dia juga umatmu? mengapa Kau biarkan dia tenggelam dirasa yang tidak percaya akan adanya diri-Mu dan agama-Mu?
Entah mengapa Kau melakukan itu, mengapa Kau membiarkan dia mempunyai hati yang keras yang sulit disentuh oleh keyakinan akan adanya diri-Mu?

Aku dan dia hanya manusia akhir jaman yang terjebak dan terhasut oleh pengaruh ke Akhir Jamanan Bumi ini.
Aku dan dia hanya manusia akhir jaman yang mempunyai cita-cita untuk  menginjakkan kaki ke surga.
Aku dan dia hanya manusia akhir jaman yang ingin merasakan nikmat dari sama-sama menjadi manusia yang lebih baik
Tapi Tuhan, mengapa Kau membuat dia yang kemarin ingin memulai mengenal-Mu namun sesaat kemudian kau membuat dia menjadi tak ingin lagi mengenal-Mu lagi?

Yang dia yang kami minta hanya ingin kau berikan rezeki kami, Kau tunjukan kuasa-Mu.
Apakah niat baik kami hanya bisa kami balut dengan dosa? bukankah berbuat dosa itu Kau benci? lalu mengapa tak Kau berikan kemudahaan untuk kami?

Ya Allah
Jika rezeki kami masih jauh, dekatkanlah
jika sulit, mudahkanlah
jika masih berada di langit, turunkalah
jika masih terkubur di bumi, tumbuhkanlah

Ya Allah Ya Tuhanku
bimbinglah dan mudahkanlah kami untuk membuktikaan kepada-Mu jika kami adalah manusia di akhir jaman yang setara dengan mereka, yang pantas Kau kasihi juga.

Ya Allah Ya Tuhanku
disisa umur disisa hari ku ini, jadikanlah kami menjadi manusia manusia pilihan-Mu yang tergolong dalam rombongan surga-Mu. Disisa umur dan disisa hariku jadikan lah aku manusia yang Khusnul Khotimah.

Amin








Post a Comment